Penyelesaian sengketa utang piutang tanpa perjanjian tertulis dengan sertifikat hak atas tanah sebagai jaminan yang tidak didaftarkan

Sandy, Thesya Viola (2018) Penyelesaian sengketa utang piutang tanpa perjanjian tertulis dengan sertifikat hak atas tanah sebagai jaminan yang tidak didaftarkan. Other thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img] Text
SKRIPSI THESYA.pdf

Download (974kB)
Official URL: http://www.uwks.ac.id

Abstract

Abstrak Perjanjian merupakan kegiatan yang sangat lazim dilakukan oleh masyarakat untuk melakukan suatu kegiatan yang berhubungan dengan jual beli, pinjam meminjam, perjanjian kerja dan usaha bisnis lainnya. Perjanjian dapat dilakukan secara lisan dan dapat dilakukan secara tertulis. Perjanjian lisan biasanya dilakukan di masyarakat adat untuk ikatan hukum yang sederhana sedangkan perjanjian tertulis lazimnya dilakukan oleh masyarakat yang relative modern yang berkaitan dengan bisinis yang hubungan hukumnya lebih kompleks. Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini, yaitu mengenai kekuatan mengikat dari suatu perjanjian yang dibuat secara lisan. Oleh karena itu tulisan ini juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kekuatan mengikat dari perjanjian lisan yang dibuat oleh para pihak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode normatif, yaitu memfokuskan penelitian terhadap prisnsip-prinsip hukum serta mengkaji dan meneliti peraturan-peraturan yang tertulis. Dalam hal mengetahui kekuatan mengikat perjanjian yang dibuat secara lisan. Jadi perjanjian lisan merupakan perjanjian yang harus dilaksanakan oleh para pihak, karena di dalam perjanjian lisan telah terpenuhi unsur kata sepakat. Dengan adanya dasar hukum yang kuat dan jelas diharapkan kepada para pihak untuk melakukan hak dan kewajibannya dari apa yang telah disepakati, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Kata Kunci: Kekuatan Mengikat, Perjanjian Lisan Abstract Agreement is a an activity commonly conducted by society to initiate term and condition regarding trade activity, lending and others business activity. Agreement could be conducted verbally and written. Verbal agreement also commonly known as gentlemen agreement conducted in traditional society to conservatively bonding the commitment between one party to another party. Meanwhile the written agreement were conducted by the modern society regarding business matter with sophisticated legal system. The discussion in these research will show the commitment that bond a agreement. The purpose of this literature to acknowledge the commitment capacity of the verbal agreement that made by stake holder. The method that will used in these research is Normative method, in which we will focused on the legal Principe also to analyze the written laws. In the practice the verbal agreement is a agreement that had to be fulfilled by the stakeholder due to the dealing term that already made by the stake holder. With strong legal basis the stake holder were expected to fulfill the right and obligation from what already been committed. Key Word : Commitment, Written agreement.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Kekuatan Mengikat, Perjanjian Lisan Key Word : Commitment, Written agreement
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Law Sciences Study Program
Depositing User: Thesya Vida
Date Deposited: 21 Sep 2018 10:42
Last Modified: 21 Sep 2018 10:42
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/2619

Actions (login required)

View Item View Item