Studi Literatur tentang Hubungan Kadar Zat Besi dan Feritin dalam Tubuh dengan Kasus Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada Anak

Haya, Salma Kamiliya (2026) Studi Literatur tentang Hubungan Kadar Zat Besi dan Feritin dalam Tubuh dengan Kasus Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada Anak. [Tugas Akhir/Skripsi] (Unpublished)

[img] Text
Abstrak.pdf

Download (821kB)
[img] Text
Bab I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (277kB) | Request a copy
[img] Text
Bab II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (439kB) | Request a copy
[img] Text
Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (320kB) | Request a copy
[img] Text
Bab IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (293kB) | Request a copy
[img] Text
Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (265kB) | Request a copy
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (332kB) | Request a copy
[img] Text
Artikel.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (506kB) | Request a copy
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
Cek Plagiasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: https://uwks.ac.id

Abstract

Latar Belakang: ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder merupakan salah satu gangguan neuropsikiatrik yang kasusnya kian meningkat selama dua dekade ini, dan efeknya dapat dirasakan oleh pasien maupun keluarga, guru, dan orang-orang sekitarnya. Beberapa penelitian mengenai faktor penyebab dan penanganan terhadap ADHD menyatakan bahwa faktor zat besi dan feritin memiliki keterkaitan dengan gejala yang timbul pada ADHD, dimana zat besi memiliki peran dalam regulasi aktivitas dopaminergik pada otak yang berhubungan dengan patogenesis ADHD. Beberapa penelitian mengenai hubungan zat besi dan ferritin dengan ADHD telah dilakukan namun sebagian besarnya hanya pernah dilakukan di luar negeri, sedangkan studi literatur maupun penelitian mengenai topik ini masih sedikit dilakukan di Indonesia. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar zat besi dan ferritin dengan kasus ADHD pada anak. Metode: Studi ini diselesaikan dengan menggunakan metode Studi Literatur atau Literature Review dengan jenis Systematic Literature Review. Analisis dilakukan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari jurnal nasional dan internasional dari tahun 2021-2026 melalui situs-situs jurnal antara lain Pubmed NCBI, Google Scholar, Cochrane Library, dan Science. Hasil: Dari 12 jurnal, 83% menyatakan bahwa terdapat hubungan antara kadar zat besi dan ferritin dengan kasus ADHD, sedangkan 17% lainnya menyatakan tidak ada hubungan yang signifikan antara kadar zat besi dan ferritin dengan kasus ADHD. Kesimpulan: Defisiensi dari zat besi dapat mengganggu regulasi dari sintesis dopamin oleh TH, sehingga menyebabkan disfungsi maupun defisit dari dopamine. Disfungsi atau defisit dari dopamin diduga berkontribusi pada manifestasi gejala-gejala ADHD. Zat besi berperan dalam proses mielinasi akson, dan kadar zat besi yang rendah diduga dapat menyebabkan demielinasi. Proses mielinasi yang terganggu berhubungan dengan perkembangan otak yang terhambat pada ADHD. Pemberian metilfenidat disertai suplementasi besi dapat menurunkan tingkat keparahan gejala ADHD.

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty of Medicine > Medicine Study Program
Depositing User: Salma Kamiliya Haya
Date Deposited: 21 Sep 2026 02:39
Last Modified: 21 Sep 2026 02:39
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23671

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year