Hatmasari, Agreta Gristatama Novia Hatmasari (2026) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SILVER ION GEL DAN KLINDAMISIN GEL TERHADAP LAMA KESEMBUHAN DAN KEBENGKAKAN PADA PENYEMBUHAN LUKA INSISI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus). [Tugas Akhir/Skripsi] (Unpublished)
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (596kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (316kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (453kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (369kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (313kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (258kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (270kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 1.pdf Download (151kB) |
|
|
Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
ARTIKEL.pdf Restricted to Repository staff only Download (279kB) | Request a copy |
Abstract
Luka merupakan suatu keadaan hilangnya atau rusaknya sebagian jaringan dan struktur tubuh akibat trauma dan perubahan patologis baik fisik maupun kimia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas Silver Ion gel dan klindamisin gel terhadap lama kesembuhan luka dan kebengkakan pada penyembuhan luka insisi tikus putih (Rattus norvegicus). Penelitian ini adalah penelitian eksperimental laboratorik dengan sampel yang homogen, sehingga rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap. Populasi terdiri dari 18 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) jantan yang dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan sebagai kontrol negatif tanpa perlakuan, perlakuan pertama dengan pengaplikasian silver ion gel, dan perlakuan kedua pengaplikasian klindamisin gel, masing-masing kelompok terdiri dari 6 ekor tikus. Luka insisi pada punggung tikus dengan luas 2 cm dan kedalaman 2 mm. Dilakukan pengamatan selama 14 hari dengan sistem skoring pada hari ke-1, 7, dan 14. Analisis data dengan menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perlakuan P1 (Silver ion gel) dan P2 (Klindamisin gel) tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap penurunan kebengkakan dan kecepatan dalam penutupan luka insisi. Sementara, waktu pengamatan memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap penurunan kebengkakan dan percepatan penutupan luka. Pada perlakuan tidak terdapat perbedaan efektivitas dalam penurunan kebengkakan dan juga penutupan luka insisi antara kelompok P1 (Silver ion gel) dan P2 (Klindamisin gel).
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Klindamisin Gel, Luka, Silver Ion Gel, Tikus Putih |
| Subjects: | Q Science > QL Zoology |
| Divisions: | Faculty of Vetenary Medicine > Animal Health and Veteriner Public Health Study Program |
| Depositing User: | 82 Agreta Gristatama Novia Hatmasari UWKS |
| Date Deposited: | 12 Aug 2026 05:35 |
| Last Modified: | 12 Aug 2026 05:35 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23311 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

