Meliani, Meliani (2026) UJI SENSITIFITAS AMOKSISILIN- ASAM KLAVULANAT SULFAMETOXAZOL TRIMETHOPRIM DAN TETRASIKLIN TERHADAP Escherichia coli DARI KUCING PENDERITA URINARY TRACT INFECTION. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
ABSTRAK_Meliani.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (143kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (386kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (415kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4_MELIANI.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (249kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA .pdf Restricted to Repository staff only Download (236kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAMPIRAN-2..pdf Restricted to Repository staff only Download (543kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAPORAN CEK PLAGIASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
ARTIKEL .pdf Restricted to Repository staff only Download (465kB) | Request a copy |
|
|
Text
CEK PLAGIASI.pdf Download (955kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat sensitivitas bakteri Escherichia coli yang diisolasi dari urin kucing penderita infeksi saluran kemih (ISK) terhadap tiga jenis antibiotik, yaitu Amoksisilin-Asam Klavulanat, Sulfametoksazol-Trimetoprim, dan Tetrasiklin. Infeksi saluran kemih pada kucing merupakan salah satu gangguan kesehatan yang cukup sering ditemukan dan dapat disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme, dengan Escherichia coli sebagai salah satu bakteri patogen utama. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat atau tidak rasional dapat menyebabkan terjadinya resistensi bakteri, sehingga penting untuk mengetahui pola sensitivitas bakteri terhadap antibiotik yang umum digunakan dalam praktik kedokteran hewan. Sebanyak 20 sampel urin kucing dikumpulkan dari Klinik K dan P di Kota Surabaya dengan menggunakan metode purposive sampling. Sampel urin tersebut kemudian dilakukan proses isolasi dan identifikasi bakteri untuk memastikan keberadaan Escherichia coli. Selanjutnya, dilakukan pengujian sensitivitas antibiotik dengan metode yang sesuai guna menentukan tingkat kepekaan bakteri terhadap ketiga jenis antibiotik yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi Escherichia coli pada sampel urin kucing penderita ISK adalah sebesar 15% (3 dari 20 sampel). Hasil uji sensitivitas antibiotik menunjukkan bahwa tingkat resistensi bakteri terhadap ketiga antibiotik tersebut mencapai 66,6%, sedangkan tingkat sensitivitas bakteri hanya sebesar 33,3%. Tingginya angka resistensi ini menunjukkan bahwa sebagian besar isolat bakteri telah mengalami penurunan kepekaan terhadap antibiotik yang digunakan. Temuan penelitian ini menunjukkan adanya tantangan dalam penanganan kasus ISK pada kucing akibat meningkatnya kejadian resistensi antibiotik. Oleh karena itu, penggunaan antibiotik secara bijak dan berdasarkan hasil uji sensitivitas sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pengobatan serta mencegah perkembangan resistensi bakteri yang lebih luas.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kucing, infeksi saluran kemih, dan Escherichia coli. |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions: | Faculty of Vetenary Medicine > Animal Health and Veteriner Public Health Study Program |
| Depositing User: | 80 Meliani Uwks |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 07:56 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 07:56 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23253 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

