ANALISIS KELAYAKAN RUMAH POTONG HEWAN (RPH) AROSBAYA DI KABUPATEN BANGKALAN MADURA JAWA TIMUR BERDASARKAN STANDAR RUMAH POTONG HEWAN (RPH) DI INDONESIA

Misnadi, Misnadi (2026) ANALISIS KELAYAKAN RUMAH POTONG HEWAN (RPH) AROSBAYA DI KABUPATEN BANGKALAN MADURA JAWA TIMUR BERDASARKAN STANDAR RUMAH POTONG HEWAN (RPH) DI INDONESIA. [Tugas Akhir/Skripsi]

This is the latest version of this item.

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (670kB)
[img] Text
Bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (158kB)
[img] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (177kB)
[img] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9kB)
[img] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (161kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (255kB)
[img] Text
Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (149kB)
[img] Text
Laporan Cek Plagiasi.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (601kB)
[img] Text
Laporan Cek Plagiasi 2.pdf

Download (139kB)

Abstract

Rumah Potong Hewan (RPH) merupakan fasilitas penting dalam penyediaan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelayakan fasilitas, higiene sanitasi, dan operasional di Rumah Potong Hewan (RPH) Arosbaya Kabupaten Bangkalan berdasarkan standar Rumah Potong Hewan di Indonesia serta mengetahui tingkat pemenuhan persyaratan penyediaan daging ASUH. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan membandingkan kondisi aktual RPH Arosbaya dengan standar teknis Rumah Potong Hewan berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian dan SNI 01-6159-1999 tentang Rumah Potong Hewan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPH Arosbaya telah memiliki beberapa fasilitas dasar operasional seperti area pemotongan, kandang penampungan ternak, dan saluran drainase. Namun, masih ditemukan beberapa ketidaksesuaian terhadap standar teknis, terutama pada aspek bangunan, fasilitas penunjang, higiene sanitasi, kesehatan masyarakat veteriner, kesejahteraan hewan (animal welfare), dan pengelolaan limbah. Kondisi lantai yang rusak dan licin, drainase terbuka, belum optimalnya penggunaan alat pelindung diri (APD), serta belum adanya pemisahan area bersih dan area kotor meningkatkan risiko kontaminasi silang terhadap karkas dan daging. Pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem juga belum dilakukan secara optimal. Pada aspek halal, RPH Arosbaya telah memiliki sertifikat halal dan sertifikat kompetensi juru sembelih halal (Juleha). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa RPH Arosbaya belum sepenuhnya memenuhi standar Rumah Potong Hewan di Indonesia, meskipun telah memenuhi sebagian persyaratan dasar operasional dan aspek halal. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan fasilitas, peningkatan higiene sanitasi, pengelolaan limbah, serta pengawasan kesehatan masyarakat veteriner agar prinsip ASUH dapat terpenuhi secara optimal.

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: Rumah Potong Hewan, ASUH, higiene sanitasi, kesehatan masyarakat veteriner, animal welfare.
Subjects: Q Science > QL Zoology
S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Vetenary Medicine > Animal Health and Veteriner Public Health Study Program
Depositing User: 80 MISNADI UWKS
Date Deposited: 14 Sep 2026 02:25
Last Modified: 14 Sep 2026 02:25
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/23041

Available Versions of this Item

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year