Dwi Saputra, Rico Alfian (2026) PREVALENSI DAN FAKTOR RESIKO KEJADIAN MIASIS PADA TERNAK KAMBING PERIODE JANUARI – APRIL KECAMATAN NGEBEL KABUPATEN PONOROGO TAHUN 2026. [Tugas Akhir/Skripsi] (Unpublished)
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (171kB) |
|
|
Text
Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (225kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (6kB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (211kB) |
|
|
Text
Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (209kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (262kB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (595kB) |
|
|
Text
LAPORAN PLAGIASI.pdf Restricted to Repository staff only Download (745kB) |
|
|
Text
LAPORAN PLAGIASI 2.pdf Download (133kB) |
Abstract
Miasis merupakan salah satu penyakit parasiter yang disebabkan oleh infestasi larva lalat pada jaringan hidup ternak. Penyakit ini dapat menurunkan kesehatan, produktivitas, serta menyebabkan kerugian ekonomi bagi peternak. Sampel penelitian sebanyak 100 ekor kambing yang diambil dari beberapa desa di Kecamatan Ngebel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi miasis pada ternak kambing sebesar 23%. Kejadian miasis lebih tinggi pada kambing yang dipelihara dengan manajemen kandang buruk (45%) dibandingkan dengan manajemen baik (8,3%). Selain itu, kambing dengan kebersihan tubuh buruk memiliki kejadian miasis sebesar 40%, lebih tinggi dibandingkan dengan kambing yang bersih (11,7%). Faktor yang paling berpengaruh adalah adanya luka, di mana kejadian miasis pada kambing yang memiliki luka mencapai 47,5%, sedangkan pada kambing tanpa luka hanya 6,7%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kejadian miasis pada ternak kambing di Kecamatan Ngebel masih cukup tinggi dan dipengaruhi oleh faktor manajemen kandang, kebersihan ternak, serta riwayat luka. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian yang meliputi perbaikan sanitasi kandang, peningkatan kebersihan ternak, serta penanganan luka secara cepat dan tepat untuk menurunkan kejadian miasis.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kambing, miasis, prevalensi, faktor risiko, manajemen kandang |
| Subjects: | Q Science > QL Zoology S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions: | Faculty of Vetenary Medicine > Animal Health and Veteriner Public Health Study Program |
| Depositing User: | 80 Rico Alfian Dwi Saputra Uwks |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 06:48 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 06:48 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22995 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

