Tingkat kejadian kasus prolapsus uteri pada sapi limosin di desa Saronggi kecamatan Saronggi kabupaten Sumenep

WAKIL, . (2026) Tingkat kejadian kasus prolapsus uteri pada sapi limosin di desa Saronggi kecamatan Saronggi kabupaten Sumenep. [Tugas Akhir/Skripsi]

[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (416kB)
[img] Text
BAB 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (135kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (241kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (220kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (306kB) | Request a copy
[img] Text
BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (169kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (205kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (697kB) | Request a copy
[img] Text
LAPORAN HASIL PLAGIASI 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (627kB) | Request a copy
[img] Text
LAPORAN HASIL PLAGIASI 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (902kB) | Request a copy

Abstract

Prolapsus uteri merupakan perubahan posisi uterus di mana keluarnya uterus dari vagina dan menggantung di vulva. Faktor predisposisi kejadian prolapsus uteri berasosiasi dengan atonia uterus, distokia, dan hipokalsemia. Tingkat kejadian prolapsus uteri di peternakan sapi mencapai 0,5-1% dan biasa terjadi sesudah melahirkan tepatnya pada fase ketiga. Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengetahui tingkat kejadian prolapsus uteri, terapi dan cara penanganan yang diberikan di Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. Metode yang digunakan adalah data primer dengan melakukan observasi dan pengamatan langsung. Prevalensi prolapsus uteri yang terjadi pada sapi limosin di Desa Saronggi, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep pada Tahun 2025 sebesar 0,01%. Penanganan prolapsus uteri dilakukan dengan cara melakukan pembersihan terhadap uterus, mereposisi posisi uterus ke rongga abdomen, melakukan operasi minor dengan pola purse-string serta melakukan pemberikan antibiotik dan vitamin secara injeksi. Sapi dinyatakan sehat dan menampakkan gejala birahi setelah 60 hari pasca penanganan

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: Prolapsus uteri, operasi minor, reposisi uterus
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Vetenary Medicine > Animal Health and Veteriner Public Health Study Program
Depositing User: 83 WAKIL UWKS
Date Deposited: 06 Oct 2026 03:30
Last Modified: 06 Oct 2026 03:30
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22899

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year