Ganjar Lumaksono, Adhi Trihantoro (2026) GAMBARAN ULTRASONOGRAFI PERKEMBANGAN JANIN KAMBING PADA BERBAGAI UMUR KEBUNTINGAN. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (614kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (282kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (549kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (297kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (397kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (284kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (385kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (254kB) | Request a copy |
|
|
Text
HASIL PERSENTASE PLAGIASI.pdf Download (76kB) |
|
|
Text
FULL TEXT TURNITIN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Ultrasonografi (USG) merupakan metode diagnostik noninvasif yang banyak digunakan dalam bidang reproduksi ternak untuk mendeteksi kebuntingan dan memantau perkembangan janin. Pada kambing, penggunaan USG memiliki peran penting dalam penentuan usia kebuntingan, evaluasi kondisi uterus, serta pengamatan perkembangan morfologi janin secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan gambaran ultrasonografi perkembangan janin kambing pada berbagai umur kebuntingan. Pemeriksaan ultrasonografi dilakukan dengan pengamatan menggunakan transduser dengan frekuensi 3,5–7,5 MHz melalui pendekatan transabdominal sesuai dengan umur kebuntingan. Metode yang dilakukan yaitu, deskriptif kuantitatif. Pemeriksaan dilakukan pada beberapa rentang usia kebuntingan untuk mengamati perubahan struktur uterus, cairan kebuntingan, plasenta, serta perkembangan morfologi janin. Parameter yang diamati meliputi visualisasi vesikula embrionik, embrio atau janin, denyut jantung, serta pembentukan dan ukuran janin. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa perkembangan janin kambing dapat diamati secara bertahap seiring bertambahnya umur kebuntingan. Pada kebuntingan awal, vesikula embrionik dan embrio mulai teridentifikasi, diikuti dengan visualisasi denyut jantung. Pada kebuntingan selanjutnya, struktur janin seperti kepala, badan, dan anggota gerak tampak semakin jelas. Penentuan usia kebuntingan kambing menggunakan ultrasonografi (USG) dengan parameter Biparietal Diameter (BPD) menunjukkan hasil pada kebuntingan (0–30 hari), BPD umumnya belum dapat diukur karena ukuran embrio masih sangat kecil, bulan kedua (31–60 hari), BPD mulai dapat diukur dengan kisaran ±0,8–1,8cm kemudian bulan ketiga (61–90 hari), BPD meningkat menjadi ±1,9 3,2 cm kemudian bulan keempat (91–120 hari), BPD berkisar antara ±3,3–4,5 cm kemudian bulan kelima (121–150 hari), BPD mencapai ±4,6–5,5 cm.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ultrasonografi, kebuntingan, perkembangan janin, kambing, BPD. |
| Subjects: | Q Science > QL Zoology S Agriculture > SF Animal culture |
| Divisions: | Faculty of Vetenary Medicine > Animal Health and Veteriner Public Health Study Program |
| Depositing User: | 80 Adhi Trihantoro Ganjar Lumaksono Uwks |
| Date Deposited: | 06 Jul 2026 08:23 |
| Last Modified: | 06 Jul 2026 08:23 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22887 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

