Wahyudi, Iwan (2026) Analisis Penyakit Scabies Pada Kambing Kacang Di Puskeswan Burneh Kecamatan Kwanyar Dusun Sumur Kuning Tahun 2025. [Tugas Akhir/Skripsi] (Unpublished)
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (466kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (251kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (425kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (268kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (429kB) | Request a copy |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (103kB) | Request a copy |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (245kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (246kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (626kB) | Request a copy |
|
|
Text
LAPORAN CEK PLAGIASI 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (690kB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kejadian penyakit scabies pada kambing kacang di wilayah kerja Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Burneh, Dusun Sumur Kuning, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Scabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei var. caprae dan dapat menurunkan kondisi kesehatan serta produktivitas ternak. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dengan pengumpulan data kasus scabies dan jumlah populasi kambing kacang selama periode Januari–September 2025. Tingkat kejadian penyakit dianalisis menggunakan perhitungan prevalensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi scabies pada kambing kacang mengalami fluktuasi setiap bulan, dengan prevalensi tertinggi pada bulan Januari sebesar 4,40% dan terendah pada bulan Juli sebesar 0,58%. Meskipun nilai prevalensi relatif rendah, kasus scabies ditemukan setiap bulan sehingga penyakit ini bersifat endemik di lokasi penelitian. Pemeriksaan klinis dan scraping kulit mengonfirmasi keberadaan Sarcoptes scabiei sebagai penyebab utama lesi kulit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa scabies masih menjadi permasalahan kesehatan kambing kacang, sehingga diperlukan upaya pengendalian berkelanjutan melalui peningkatan sanitasi kandang, penerapan biosekuriti, pengobatan yang tepat, serta edukasi peternak untuk menekan tingkat kejadian penyakit
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kambing kacang, Sarcoptes scabiei, prevalensi, Puskeswan Burneh. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) Q Science > QL Zoology |
| Divisions: | Faculty of Vetenary Medicine > Animal Health and Veteriner Public Health Study Program |
| Depositing User: | 80 IWAN WAHYUDI UWKS |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 05:17 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 05:17 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22787 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

