PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMILIK AKTA JUAL BELI TANAH ATAS SERTIPIKAT TANAH YANG BELUM DIBALIKNAMA DAN SEDANG DIKUASAI PIHAK KETIGA

Tita, Nadia (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMILIK AKTA JUAL BELI TANAH ATAS SERTIPIKAT TANAH YANG BELUM DIBALIKNAMA DAN SEDANG DIKUASAI PIHAK KETIGA. [Tugas Akhir/Skripsi]

[img] Text
SAMPUL SKRIPSI NADIA.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Skripsi BAB I - NM - 23042026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (520kB) | Request a copy
[img] Text
Skripsi BAB II- NM - 23042026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (511kB) | Request a copy
[img] Text
Skripsi BAB III - NM - 23042026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (367kB) | Request a copy
[img] Text
Skripsi BAB IV - NM - 23042026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (106kB) | Request a copy
[img] Text
DAFTAR BACAAN NADIA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (294kB) | Request a copy
[img] Text
Turnitin Skripsi Nadia Presentase.pdf

Download (144kB)
[img] Text
Turnitin Skripsi Nadia Full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
JURNAL NADIA MEGA R 23042026.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (76kB) | Request a copy

Abstract

Tanah merupakan salah satu objek yang diatur dalam Hukum Agraria, yang penguasaannya dibuktikan melalui sertifikat yang dikeluarkan oleh Kantor Pertanahan sesuai Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah terkait. Perubahan nama hak atas tanah pada sertifikat setelah peralihan hak merupakan syarat wajib untuk memungkinkan pembeli menikmati haknya secara penuh. Namun, dalam praktik banyak transaksi jual beli tanah selesai saat penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) tanpa dilanjutkan dengan proses balik nama sertifikat segera, sehingga pembeli berada dalam bahaya karena status haknya belum tercatat. Sertifikat yang masih dimiliki oleh penjual bisa digunakan untuk tindakan hukum tertentu yang merugikan pembeli. Sengketa tanah sering terjadi dan tidak semua sertifikat menjamin perlindungan hukum penuh bagi pemiliknya. Pembeli beritikad baik yang menghadapi penahanan sertifikat oleh pihak lain atas dasar utang-piutang memerlukan perlindungan hukum, begitu juga kreditor yang menahan sertifikat tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis kekuatan mengikat AJB terhadap sertifikat yang belum balik nama dan perlindungan hukum pemilik AJB ketika sertifikat ditahan pihak lain berdasarkan hubungan hukum sebelumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan hukum normatif dengan metode pengumpulan data sekunder dan analisa deduktif. Hasilnya menunjukkan bahwa AJB memiliki kekuatan mengikat secara hukum antara para pihak, namun kepemilikan yang diakui negara tercapai setelah proses balik nama sertifikat selesai. Perlindungan hukum terhadap pemilik AJB meliputi mekanisme preventif melalui pendaftaran tanah dan mekanisme represif melalui proses hukum dalam kasus penahanan sertifikat yang tidak sah. Disarankan agar proses balik nama dipercepat demi kepastian hukum dan perlindungan para pihak yang beritikad baik.

Item Type: Tugas Akhir/Skripsi
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: Hak Atas Tanah, Akta Jual Beli, Perlindungan Hukum
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Law Sciences Study Program
Depositing User: 2230 nadia mega ristita uwks
Date Deposited: 09 Jul 2026 04:57
Last Modified: 09 Jul 2026 04:57
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22644

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year