Anggraini W.P, Dhiah Ayu Dwi (2026) Penegakan Hukum Terhadap Tindakan Pencemaran Nama Baik Terhadap Korban Tindak Pidana. [Tugas Akhir/Skripsi]
|
Text
abstrak new.pdf Download (495kB) |
|
|
Text
BAB I...pdf Restricted to Repository staff only Download (342kB) |
|
|
Text
BAB II...pdf Restricted to Repository staff only Download (385kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (340kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (170kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (214kB) |
|
|
Text
turnitin skripsi dhiah terbaru-91-112.pdf Download (443kB) |
|
|
Text
turnitin skripsi dhiah terbaru.pdf Restricted to Repository staff only Download (13MB) |
|
|
Text
jurnal dhiah uplod.pdf Restricted to Repository staff only Download (463kB) |
Abstract
Penelitian yang berjudul penegakan hukum terhadap tindakan pencemaran nama baik terhadap korban tindak pidana bertujuan pertama untuk mengetahui dan memahami karakteristik pencemaran nama baik terhadap korban tindak pidana. Kedua untuk menganalisa peraturan hukum yang dapat diterapkan pada penegakan hukum terhadap tindak pidana pencemaran nama baik terhadap korban tindak pidana. Metode Penelitian yang digunakan dalam skripsi ini menggunakan metode hukum normatif (statute approach) yang berfokus pada kajian asas hukum, peraturan perundang-undangan, dan doktrin para ahli, tanpa melibatkan penelitian lapangan. Dengan menerapkan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Dan dengan menggunakan pendekatan kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan Pertama: Pencemaran nama baik adalah pelanggaran yang serius karena merusak kehormatan dan martabat seseorang, serta dapat menimbulkan dampak besar bagi korban, baik secara mental, sosial, maupun hukum. Dalam sistem peradilan pidana Indonesia, suatu permasalah ini penting karena sering berkaitan dengan victim blaming atau sikap menyalahkan korban, yang justru memperparah penderitaan dan menghambat keadilan. Kedua : Pencemaran nama baik sering diperburuk dengan adanya victim blaming, di mana korban justru disalahkan atas peristiwa yang menimpanya. Oleh karena itu, penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan berperspektif korban, dengan melibatkan aparat penegak hukum yang objektif serta berlandaskan empati dan perlindungan hak asasi manusia. Melalui penerapan berbagai dasar hukum seperti KUHP, UU ITE, dan UU Perlindungan Saksi dan Korban.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pencemaran Nama Baik, Penegakan Hukum, Korban Tindak Pidana, Victim Blaming, Perlindungan Hukum. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law > Law Sciences Study Program |
| Depositing User: | Dhiah Ayu Dwi Anggraini Wicaksono Putri |
| Date Deposited: | 13 Apr 2026 08:41 |
| Last Modified: | 13 Apr 2026 08:41 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22334 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

