Natasya, Natasya (2026) Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Penguntitan (Cyberstalking) Bermotif Kebendaan Di Media Sosial (Studi Kasus Putusan Nomor 112/Pid.Sus/2021/Jap). [Tugas Akhir/Skripsi] (Unpublished)
|
Text
ABSTRAK (1).pdf Download (4MB) |
|
|
Text
BAB I..pdf Restricted to Repository staff only Download (499kB) |
|
|
Text
BAB II..pdf Restricted to Repository staff only Download (311kB) |
|
|
Text
BAB III..pdf Restricted to Repository staff only Download (415kB) |
|
|
Text
BAB IV..pdf Restricted to Repository staff only Download (169kB) |
|
|
Text
DAFTAR BACAAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (232kB) |
|
|
Text
turnitin-1-21.pdf Restricted to Repository staff only Download (264kB) |
|
|
Text
turnitin full.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
JURNAL NATASYA.pdf Restricted to Repository staff only Download (242kB) |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Pertanggungjawaban Pidana Pelaku Penguntitan (Cyberstalking) Bermotif Kebendaan di Media Sosial (Studi Kasus Putusan Nomor 112/Pid.Sus/2021/PN/Jap)” kasus ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa ruang digital yang seharusnya menjadi tempat interaksi bebas, justru berubah menjadi ruang ancaman ketika teknologi disalahgunakan, mejadi ruang yang rawan digunakan untuk menekan, mengintimidasi,dan merendahkan martabat seseorang. Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana fakta-fakta hukum dalam persidangan menggambarkan korban yang privasinya dilanggar dan dijadikan sebagai alat ancaman mengontrol kehidupan korban untuk memenuhi hasratnya. serta menilai ketepatan penerapan pasal yang digunakan dalam putusan benar-benar mencerminkan substansi perbuatan pelaku yang tidak hanya menyebarkan konten pribadi, tetapi juga memaksakan kehendak melalui ancaman seksual, dapat memberikan perlindungan maksimal bagi korban. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif, yakni menelaah aturan hukum dan konsep-konsep yang relevan dalam sistem hukum Indonesia. Penelitian ini memadukan pendekatan perundang-undangan melalui UU ITE, KUHP, UU Pornografi, serta UU TPKS dengan pendekatan konseptual untuk memahami bagaimana cyberstalking bekerja sebagai bentuk kejahatan yang tidak hanya menyasar tubuh korban, tetapi juga privasi, rasa aman, dan identitas digitalnya. Pendekatan ini penting karena cyberstalking tidak sekadar persoalan teknis, melainkan melibatkan relasi kuasa, manipulasi emosional, dan penyalahgunaan kebendaan digital untuk tujuan yang merugikan korban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan pelaku dilakukan secara sadar, berulang, dan terencana merekam tubuh korban tanpa izin, menyimpannya sebagai kebendaan digital, lalu menggunakannya sebagai alat ancaman untuk mendapatkan keinginan memenuhi hasratnya. Namun, pasal yang dipakai dalam putusan Pasal 27 ayat (1) UU ITE tidak sepenuhnya mencerminkan inti perbuatan pelaku dimana perbuatan tersebut bukan sekadar penyebaran konten melanggar kesusilaan, tetapi bentuk pemaksaan seksual berbasis elektronik yang seharusnya dapat dijerat melalui pasal-pasal yang lebih relevan, seperti Pasal 368 KUHP, Pasal 4 dan Pasal 29 UU Pornografi, atau Pasal 14 ayat (2) UU TPKS. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya penyusunan dakwaan dan pertimbangan hakim menuntut kepekaan, ketelitian, untuk melihat motif serta akibat perbuatan secara utuh. Pemilihan pasal yang tepat tidak hanya menentukan berat ringannya pidana bagi pelaku, tetapi juga menentukan sejauh mana korban mendapatkan rasa adil, aman, dan pemulihan yang layak di era digital. Kata Kunci : Pertanggungjawaban Pidana, Penipuan, Media Sosial, Cyberstalking
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertanggungjawaban Pidana, Penipuan, Media Sosial, Cyberstalking |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Law > Law Sciences Study Program |
| Depositing User: | Natasya Natasya Indah wati |
| Date Deposited: | 21 May 2026 02:28 |
| Last Modified: | 21 May 2026 02:28 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/22150 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

