Tindak Tutur dalam Ceramah KH. Anwar Zahid

Fadhilah, Nisa'ul (2018) Tindak Tutur dalam Ceramah KH. Anwar Zahid. Other thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img] Text
Cover.pdf

Download (597kB)
Official URL: http://uwks.ac.id

Abstract

Berkomunikasi secara lisan menjadi satu di antara bentuk menyampaikan suatu pikiran atau maksud kepada mitra tutur atau pendengar. Hal tersebut bertujuan untuk menyampaikan suatu informasi atau pesan untuk dipahami oleh pendengar. Informasi atau pesan yang dapat diterima dengan baik oleh pendengar merupakan proses penyampaikan infomasi yang berhasil. Sebaliknya proses penyampaian informasi dikatakan gagal ketika pendengar tidak memahami apa yang disampaikan oleh penutur. Bentuk dari komunikasi tersebut disebut tuturan, yang di dalamnya memiliki maksud dan tujuan tertentu tergantung dari konteks tuturan yang disampaikan. Metode pada penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Artinya data dalam penelitian ini diambil dari dokumen yang terdapat dalam you tube. Data tersebut diambil dari ceramah yang disampaikan oleh KH. Anwar Zahid yang merupakan seorang kiayi dari Bojonegoro dengan menggunakan teorinya Yule. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik simak kemudian penganalisisan data yang meliputi transkripsi data, seleksi data, klasifikasi data, kodifikasi data dan terakhir adalah penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ialah (1) tindak tutur lokusi merupakan tindak tutur yang bermakna seperti yang dinyatakan dalam ujaran atau makna apa adanya. Tindak lokusi tersebut terdiri atas tiga jenis yaitu memberi informasi, melarang serta memuji, (2) tindak tutur ilokusi merupakan tindak tutur yang memiliki makna seperti yang dipahami oleh pendengar. Tindak tutur ilokusi tersebut terdiri atas (a) representatif yaitu tindak tutur yang menjelaskan sesuatu, di dalam representatif terdapat ilokusi pemberian saran, ilokusi bangga, ilokusi mengeluh serta ilokusi menunjukkan (b) komisif merupakan tindak tutur yang mendorong penutur melakukan sesuatu yaitu ilokusi penolakan (c) direktif merupakan tindak tutur yang berfungsi mendorong pendengar melakukan sesuatu, di antaranya ilokusi menyuruh, ilokusi meminta dan ilokusi menasehati (d) ekspresif merupakan tindak tutur yang menyangkut perasaan dan sikap, di antaranya ilokusi memuji, ilokusi meminta maaf, ilokusi menyindir (e) deklaratif merupakan tindak tutur yang menghubungkan isi proposisi dengan realitas yang sebenarnya. Ilokusi deklaratif tersebut ialah ilokusi melarang (3) tindak tutur perlokusi merupakan tindak tutur yang memiliki makna yang diinginkan si penutur. Tindak tutur perlokusi ini terdiri atas perlokusi melakukan tindakan, perlokusi perasaan marah serta perlokusi perasaan senang.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: tindak tutur, lokusi, ilokusi, perlokusi
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Language and Science > Indonesian Language Education Study Program
Depositing User: Nisa'ul Fadhilah
Date Deposited: 18 Sep 2018 02:52
Last Modified: 18 Sep 2018 02:52
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/2178

Actions (login required)

View Item View Item