Dewi, Anastasia Kristina Suryanti (2025) MORFOLOGI BAKTERIOFAG YANG DIISOLASI DARI FESES BURUNG WALET (Aerodramus fuciphagus). [Tugas Akhir/Skripsi] (Unpublished)
|
Text
lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (123kB) |
|
|
Text
Lembar Pernyataan.pdf Restricted to Repository staff only Download (75kB) |
|
|
Text
Kata Pengantar.pdf Restricted to Repository staff only Download (95kB) |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Restricted to Repository staff only Download (263kB) |
|
|
Text
BAB 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (128kB) |
|
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (451kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (220kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (526kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (89kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (198kB) |
|
|
Text
Sertifikat Plagiasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (405kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui morfologi bakteriofag yang menginfeksi bakteri Pseudomonas putida yang diisolasi dari feses burung walet. Sarang burung walet mengandung nitrit yang terbentuk dari amonia dalam feses, yang dapat menyebabkan keracunan dan kanker. Nitrit dapat digunakan sebagai pengawet makanan, namun konsumsinya harus dibatasi. Beberapa negara, seperti Tiongkok, menetapkan batas aman nitrit di bawah 30 ppm. Bakteri Pseudomonas putida di lingkungan sarang berperan dalam mengoksidasi amoniak menjadi nitrit dan nitrat, yang mempengaruhi kualitas sarang. Oleh karena itu, penelitian mengenai bakteri dan nitrit penting untuk memastikan keamanan konsumsi sarang burung walet. Kultur Pseudomonas putida dilakukan menggunakan metode streak pada media BHIB dan TSA. Spot test digunakan untuk mendeteksi bakteriofag dalam sampel secara sederhana, dengan meneteskan filtrat fag 10μL pada media TSA yang mengandung Pseudomonas putida dan menginkubasinya selama 24 jam pada suhu 30ºC. Pengayaan bakteriofag dilakukan dengan menambahkan stok bakteriofag ke dalam SM buffer, kemudian diinokulasikan ke dalam media yang mengandung kultur Pseudomonas putida. Suspensi yang dihasilkan diinkubasi pada media BHIA semi-solid yang dituang ke media TSA yang mengandung bakteri, dan pembentukan plak diamati setelah 24 jam pada suhu 37ºC menggunakan mikroskop digital dengan perbesaran 56x. Hasil yang diperoleh menunjukkan plak berjenis turbid, yang mengindikasikan inefisiensi bakteriofag dalam melisiskan bakteri.
| Item Type: | Tugas Akhir/Skripsi |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Depositing User: | Anastasia Kristina Suryanti Dewi |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 03:37 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 03:37 |
| URI: | http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/21412 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
Downloads
Downloads per month over past year

