Pola Alih Tutur Pengambilan Giliran Berbicara dalam Dialog Film Ketika Cinta Bertasbih Sutradara Chaerul Umam

Diba, Aisyah Farah (2018) Pola Alih Tutur Pengambilan Giliran Berbicara dalam Dialog Film Ketika Cinta Bertasbih Sutradara Chaerul Umam. Other thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img] Text
skripsi 1.pdf

Download (1MB)
Official URL: http://uwks.ac.id

Abstract

Diba, Aisyah Farah. 2018. “Analisis Wacana Pola Alih Tutur Giliran Berbicara dalam Dialog Film Ketika Cinta Bertasbih”. Skripsi pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Sains Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pembimbing: (1) Dr. H. Sueb Hadi Saputro, M.Pd. (2) Dr. Fransisca Dwi Harjanti, M.Pd. Kata kunci: analisis wacana, dialog, pola alih tutur. Pola alih tutur yaitu proses penyampaian pesan, ide atau gagasan dari satu pihak ke pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya. Ada beberapa model alih tutur dalam percakapan, yaitu pengambilan giliran berbicara dan pemberian giliran berbicara. Pada penelitian ini dibahas tentang pola alih tutur pengambilan giliran berbicara dalam dialog film Ketika Cinta Bertasbih Sutradara Chaerul Umam. Pola alih tutur pengambilan giliran berbicara dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu dengan cara memeroleh, mencuri, merebut, mengganti, menciptakan, dan melanjutkan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yakni menjelaskan secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta yang telah diteliti yaitu menjelaskan pola alih tutur pengambilan giliran berbicara antarpemain dalam film Ketika Cinta Bertasbih. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu para pemain film Ketika Cinta Bertasbih cenderung menggunakan pola alih tutur dengan cara memeroleh saat percakapan karena sebagian besar percakapan berupa pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Beberapa pemain menggunakan pola alih tutur dengan cara mencuri ketika penutur tidak mengira bahwa mitra tutur akan mengambil alih giliran berbicara dan biasanya ujaran yang diucapkan tidak memiliki hubungan semantik. Pengambilan giliran berbicara dengan cara merebut dilakukan pemain ketika mitra tutur dalam keadaan lengah. Selain itu, pola alih tutur pengambilan giliran berbicara dengan cara mengganti, menciptakan dan melanjutkan dilakukan pula oleh pemain agar percakapan tetap berlangsung lama.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: analisis wacana, dialog, pola alih tutur.
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
L Education > LB Theory and practice of education > LB2300 Higher Education
Divisions: Faculty of Language and Science > Indonesian Language Education Study Program
Depositing User: Aisyah Farah Diba
Date Deposited: 18 Sep 2018 02:45
Last Modified: 18 Sep 2018 02:45
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/2135

Actions (login required)

View Item View Item