Perkembangan kepribadian tokoh utama dalam Novel Hajar karya Sibel Eraslan kajian: psikologi individual Alfred Adler

Carolina, Merza (2018) Perkembangan kepribadian tokoh utama dalam Novel Hajar karya Sibel Eraslan kajian: psikologi individual Alfred Adler. Other thesis, Wijaya Kusuma Surabaya University.

[img] Text
14610025 Merza Carolina.pdf

Download (1MB)
Official URL: https://www.uwks.ac.id

Abstract

ABSTRAK Merza Carolina, 2018. Perkembangan Kepribadian Tokoh Utama Dalam Novel Hajar Karya Sibel Eraslan Kajian: Psikologi Individual Alfred Adler. Tugas Akhir Skripsi. Fakultas Bahasa dan Sains. Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Pembimbing (I) Dr. Darsono, M.Si, Pembimbing (II) Dr. H. Kaswadi, M.Hum. Kata kunci: Psikologi individual, tokoh, novel, psikoanalisis Penelitian ini bertujaun untuk mendeskripsikan: (1) bagaimana cara Hajar saat dihadapkan pada keadaan terendah atau inferior, (2) bagaimana ia memiliki tujuan utama dalam mencapai kondisi akhir dari keberadaan dan keinginan untuk bergerak maju atau tujuan semu dan memiliki keyakinan subjektif mengenai masa depan, (3) cara ia bangkit untuk meraih keadaan yang layak dengan memilih gaya hidup, hal ini merupakan perkembangan pola tingkah laku yang dilakukan manusia untuk bergerak maju, dan (4) kondisi superior, kondisi ini merupakan kebebasan pencapaian yang dialami Hajar dalam novel Hajar karya Sibel Eraslan. Sumber data penelitian ini adalah novel Hajar karya Sibel Eraslan dengan jumlah halaman 438, yang diterbitkan oleh Kaysa Media (Puspa Suara Grup Anggota Ikpai) Jakarta pada tahun 2015. Pengumpulan data dilakuakan dengan teknik membaca dan mencatat, sedangkan analisis data dilakuan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian diuraikan sebagai berikut. (1) keadaan infrerior yang dialami tokoh Hajar antara lain: perpisahan dengan orang yang dikasihi karena kematian, mengalami kekalahan dalam peperangan sehingga Negara dan seisinya ikut musnah, terenggut akan kekejaman tentara bangsa utara. Terenggutnya kebebasan. Menjadi tawanan perang. Seorang yang masih tersisa. Sebatang kara. (2) tujuan semu, bagaimana tokoh Hajar kemudian membuat bayangan semu sebagai kelanjutan dan perkembangan jiwa dari keadaan sebelumnya. rancangan hidup rahasia yang tak disadari dan diperjuangkan terhadap segala rintangan. Tujuan yang semu ini membimbing gaya hidup tokoh Hajar untuk bergerak maju. (3) dari keadaan yang papah seorang tokoh Hajar, akan berkembang kejiwaannya kemudian berlanjut menjadi gaya hidup. Gaya hidup bersifat unik karena tiap orang memiliki gaya hidup yang berbeda-beda walaupun bayangan semunya sama. (4) Tingkatan terakhir pada perkembangan psikologi tokoh Hajar adalah titik superioritas. Dengan munculnya beberapa kali rasa inferioritas pada hidup tokoh utama menunjukkan bahwa secara alamiah, manusia mempunyai banyak gambaran superioritas dalam hidupnya.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Psikologi individual, tokoh, novel, psikoanalisis
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Language and Science > Indonesian Language Education Study Program
Depositing User: Aliadi Hadipoetro
Date Deposited: 21 Sep 2018 03:30
Last Modified: 21 Sep 2018 03:30
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/1592

Actions (login required)

View Item View Item