Analisis Ketersediaan Bawang Putih Di Indonesia

Widiyarto, Ilham Pratama (2021) Analisis Ketersediaan Bawang Putih Di Indonesia. Bachelor (S1) thesis, Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.

[img] Text
A. Abstrak.pdf

Download (556kB)
[img] Text
Skripsi Ilham 25 _removed (1).pdf

Download (16kB)
Official URL: https://www.uwks.ac.id

Abstract

Bawang putih (Allium Sativum / Bahasa inggris garlic) Adalah nama tanaman Genus Allium dari umbi yang dihasilkan bawang putih mempunyai sejarah penggunaan oleh manusia lebih dari 7.000 tahun dan dapat digunakan dalam berbagai penyedap makanan serta obat tradisonal dan dapat juga sebagai bahan obat obatan seperti untuk mengobati masuk angin, flu, dan mencegah osteoartritis, mengurangi resiko kanker paru paru, Meningkatkan Kesehatan tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan bawang putih di Indonesia dan Bawang Putih juga merupakan sumber pendapatan dan kesempatan kerja yang memberikan kontribusi cukup tinggi terhadap perkembangan ekonomi pengaruh cukup besar. Dari hasil analisis menunjukkan bahwa Produksi Bawang putih (Ton) di pengaruhi oleh konsumsi bawang putih perkapita (ons),import (Ton), dan eksport (Ton). Dari data tersebut dilakukan analisis dengan menggunakan analisis regresi. Data Yang digunakan dalam skripsi adalah data Sekunder yaitu data yang diperoleh dari intansi yang terkait dengan skripsi yaitu Pusdatin (pusat data dan informasi Kementerian pertanian), Sumber informasi data untuk penelitian terdiri dari Badan Pusat Statistika (BPS) Jakarta, Dirjen Tanaman Pangan dan Hortikultura Jakarta, Departemen Pertanian Pusat, FAO dan Trade Map. Data yang digunakan berupa data kuantitatif berbentuk Time series yaitu dari tahun 2002 sampai 2017 dan data kualitatif berbentuk arsip peraturan Kementrian Pertanian mengenai impor bawang putih. Uji multikolinearitas adalah uji yang dilakukan untuk memastikan apakah di dalam sebuah model regresi ada interkorelasi atau kolinearitas antar variabel bebas. Interkorelasi adalah hubungan yang linear atau hubungan yang kuat antara satu variabel bebas atau variabel prediktor dengan variabel prediktor lainnya di dalam sebuah model regresi. Interkorelasi itu dapat dilihat dengan nilai koefisien korelasi antara variabel bebas, nilai VIF dan Tolerance, nilai Eigenvalue dan Condition Index, serta nilai standar error koefisien beta atau koefisien regresi parsial. Dari hasil analisis terbukti bahwa nilai VIF untuk variabel Import (X1) adalah sebesar 3,311, Eksport (X2) adalah sebesar 1,0311 dan variabel konsumsi (X3) sebesar 3,341, Artinya ketiga variabel tersebut tidak terjadi multikolinearitas karena berada dibawah 10.

Item Type: Thesis (Bachelor (S1))
Uncontrolled Keywords: bawang putih, Ketersedian, Pertumbuhan, Hasil
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Agribusiness Study Program
Depositing User: ILHAM Pratama Widiyarto
Date Deposited: 08 Oct 2021 07:18
Last Modified: 08 Oct 2021 07:18
URI: http://erepository.uwks.ac.id/id/eprint/10412

Actions (login required)

View Item View Item

Downloads

Downloads per month over past year